Pojopojo', Si Penyelamat dalam Dunia Ikat Mengikat

Pojopojo', Si Penyelamat dalam Dunia Ikat Mengikat
Bacakan Artikel

Buahnya terbagi menjadi lima bagian membulat yang dilapisi kait-kait kecil berbulu (glochids). Kait-kait itulah yang membuat sangat manja (mudah menempel).

Pojopojo' memiliki batang berkayu, ulet, dipeluki bulu-bulu halus, jika diraba akan terasa kasar.  

Daunnya tunggal berseling. Bentuk berlekuk (lobus) seperti telapak tangan, tepi bergerigi, dan permukaannya tertutup bulu halus.

Manfaat tak terduga pojopojo

Pojopojo menyukai wilayah tropis dan subtropis. Kehadirannya selain meresahkan petani, karena dianggap gulma, juga memiliki banyak manfaat. Mengatasi masalah ikat mengikat karung yanh telah terisi hasil panen hanyalah salah satunya.

Sebelum atap seng merajalela. Kulit pojopojo' sering pula digunakan sebagai penyelamat untuk membuat bangkahang (atap daun rumbia). Cara membuat atap alami ini seperti dijahit, nah tali yang digunakan, selain rotan, terkadang kulit pojopojo'.

Bukan hanya itu manfaatnya (ikat mengikat), manfaat lainnya adalah dapat menangkal radikal bebas dan meredakan peradangan. Pojopojo' kaya akan senyawa flavonoid (seperti quercetin dan kaempferol) serta fenolik.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: