Sapi Kurban Presiden 1447 H Angkat Potensi Ternak Bulukumba

Sapi kurban Presiden Prabowo seberat 914 kg asal Bulukumba lolos verifikasi ketat Banmas 2026. Simak kisah sukses peternak lokal Desa Salassae di sini.

Sapi Kurban Presiden 1447 H Angkat Potensi Ternak Bulukumba
Foto: Seekor sapi jenis Simental berbobot raksasa 914 kilogram milik Abd. Azis, peternak lokal asal Dusun Bonto Tangnga, Desa Salassae, resmi terpilih menjadi sapi kurban Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk wilayah Kabupaten Bulukumba menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/JalurDua/
Bacakan Artikel

Verifikasi Ketat Standar Banmas Kepresidenan

Penyaringan berlapis ini menjadi garansi bahwa program bantuan kemasyarakatan dari istana tidak sekadar membeli hewan berukuran masif. Standardisasi nasional menetapkan bobot rata-rata sapi bantuan masyarakat ini berada di atas angka 800 kilogram. Dengan pencapaian 914 kilogram, pasokan dari Desa Salassae ini melampaui ambang batas rata-rata nasional tersebut.

Aspek higienitas dan tata cara penyembelihan pun menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Otoritas setempat enggan berspekulasi dengan melakukan pemotongan di sembarang tempat terbuka. Sapi berbobot hampir satu ton ini dijadwalkan akan dipotong di Rumah Potong Hewan (RPH) Taccorong demi menjaga kualitas daging sebelum didistribusikan.

Setelah melalui proses pemotongan yang steril di RPH, barulah seluruh paket daging kurban dialokasikan menuju pusat pembagian. Manajemen distribusi akan dipusatkan di Masjid Islamic Center Dato Tiro untuk kemudian disalurkan langsung kepada kelompok fakir miskin yang telah terdata.

Lompatan Mutu Ternak di Pasar Domestik

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: