Strategi Kemenkes Dorong Nakes Go Global Lewat Migrant Career Center
Migrant Career Center jadi solusi nakes Indonesia go global. Kemenkes-KP2MI siapkan sistem aman, legal, dan kompetitif.
Pernyataan itu menegaskan satu hal penting: ini bukan hanya soal peluang kerja, tetapi juga soal perlindungan dan martabat profesi.
Selama bertahun-tahun, hambatan terbesar bukan terletak pada kompetensi klinis. Banyak lulusan Indonesia diakui memiliki kualitas yang baik. Namun mereka tersendat pada hal-hal nonteknis: kemampuan bahasa, adaptasi budaya, hingga akses informasi yang terbatas.
Akibatnya, dalam tiga tahun terakhir, hanya sekitar 1.100 lulusan Poltekkes yang berhasil menembus pasar global.
Di sinilah Migrant Career Center hadir sebagai solusi. Ia dirancang sebagai pusat layanan satu pintu yang menyediakan informasi menyeluruh—mulai dari peluang kerja, prosedur legal, pelatihan bahasa, hingga skema pembiayaan.
“Pembentukan Migrant Career Center di 38 Poltekkes akan menyediakan ekosistem informasi menyeluruh, termasuk skema pembiayaan, demi memperkuat daya saing pekerja migran Indonesia di pasar internasional,” ujar Wamen Christina.
Lebih dari sekadar pusat informasi, ini adalah fondasi ekosistem baru yang selama ini belum terbangun secara sistematis.
- WNA Inggris Intimidasi Warga Renon Diciduk, Ternyata Overstay
- Nasib 24 Burung Langka: Penyelundup ke Filipina Terancam Bui
- HUT ke-68 Lombok Barat, Mendes Yandri Soroti Etos Kerja Desa
- Menaker Yassierli Dorong Hubungan Industrial Naik Kelas
- Apresiasi Kementan: Percepatan Klaim Asuransi Tani di Lamongan
- Prabowo Teken Keppres Satgas Ekonomi demi Indonesia Emas
- Mendes Yandri ke Bupati Gowa: Desa Wisata Jangan Jadi Penonton
- Desa Tematik Didorong, Bulukumba Siap Jadi Percontohan
- WNA Inggris Intimidasi Warga Renon Diciduk, Ternyata Overstay
- Nasib 24 Burung Langka: Penyelundup ke Filipina Terancam Bui
- Piala Dunia U-16 2026: Ambisi Besar Bulukumba United di Bandung
- Dandim 1411 Bulukumba: Kenaikan Pangkat Bukan Hadiah Gratis
- Apresiasi Kementan: Percepatan Klaim Asuransi Tani di Lamongan
- Nasib 24 Burung Langka: Penyelundup ke Filipina Terancam Bui
- Menaker Yassierli Dorong Hubungan Industrial Naik Kelas