Tetiba Pak Bupati Bulukumba 'bagi-bagi THR'

Tetiba Pak Bupati Bulukumba siap 'bagi-bagi THR'. Sontak saja, lebih tepatnya hanya sekejap, sebagian warganet dari masyarakat Bulukumba, Sulawesi Selatan bergembira. Kegembiraan yang tidak be...

Tetiba Pak Bupati Bulukumba 'bagi-bagi THR'
Bacakan Artikel
Alfian Nawawi

Alfian Nawawi, S.I.Kom., seorang eks penyiar radio di Bulukumba yang pernah juga "tersesat" jadi pelukis surealis dan kartunis. Belakangan kadang jadi peneliti dan pemateri budaya, sastra, dan jurnalistik. Esais dan kolumnis di sejumlah media. Cerpenis, penyair, penulis buku, editor, dan penggembira gerakan literasi ini juga tergolong pencandu kopi kelas menengah.

Pikir-pikir, sebenarnya, bagus juga kalau Pak Bupati Bulukumba memang benar-benar bagi-bagi THR. Meskipun hanya untuk 20 orang warga Bulukumba.

Lebaran, entah sejak kapan, selalu diakrabi 'dengan paksa' atau pun sukarela dengan THR.

Tunjangan Hari Raya memang suka bertangkupan dengan orang-orang yang mengenal lebaran sejak kecil.

Manusia Indonesia, siapapun dia, bahkan jika bukan Muslim, akan selalu bergembira dengan lebaran.

Kemungkinan terbesarnya adalah karena lebaran juga identik bertautan dengan THR. Kawan yang non muslim bisa ikut bergembira karena kawannya yang Muslim bisa mentraktir di restoran setelah terima THR.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: