Kurangi Impor Bawang Putih, DPR dan Kementan Fokus Benih Lokal

Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto dan Kementan fokus perkuat benih bawang putih lokal di Lembang untuk hentikan ketergantungan impor dan kejar swasembada.

Kurangi Impor Bawang Putih, DPR dan Kementan Fokus Benih Lokal
Foto: Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, menegaskan bahwa persoalan utama bawang putih bukan semata produksi, melainkan pada fondasi benih nasional yang belum optimal menopang kebutuhan nasional./pertanian.go.id/JalurDua/Muhlis Uno/
Bacakan Artikel

Titiek menekankan bahwa ketergantungan ini adalah ancaman nyata. Baginya, benih bawang putih bukan sekadar input pertanian, melainkan simbol kedaulatan. Dalam kunjungannya, ia menemukan fakta pahit mengenai keterbatasan dana yang menghambat riset dan distribusi benih berkualitas ke tangan para petani.

"Kami ingin membantu. Katanya kurang dana? Insyaallah, kami di legislatif akan perjuangkan tambahan anggarannya," janji Titiek di hadapan jajaran Kementan.


Komitmen ini menjadi angin segar bagi para pemulia tanaman yang selama ini bekerja dalam sunyi demi memurnikan varietas lokal.

Menggali Potensi Lumbu Hijau dan Tawangmangu


Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP), Fadjry Djufry, menunjukkan bahwa harapan itu sebenarnya ada dan nyata. Di laboratorium Lembang, teknologi kultur jaringan telah melahirkan varietas unggul seperti Lumbu Hijau dan Tawangmangu.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: