Dugaan Pemerkosaan Tanjung Bira: Dua Versi Berseberangan
Kasus dugaan pemerkosaan di Tanjung Bira menghadirkan dua versi berbeda. Polisi kini menyelidiki fakta di balik laporan dan klarifikasi.
Ia bahkan menyebut interaksi berlangsung di ruang tertutup atas dasar kesepakatan. “Ini kan bukan di luar, tapi di kamar,” tambahnya.
Sebagai bentuk pembelaan, AS mengaku menyimpan bukti digital. “Makanya jejak digitalnya saya simpan juga,” ujarnya.
Di sisi lain, SK menyampaikan laporan resmi ke Polres Bulukumba terkait dugaan percobaan pemerkosaan yang dialaminya di sebuah penginapan di kawasan Tanjung Bira.
Menurut keterangannya, ia awalnya datang bersama terduga pelaku ke lokasi wisata tersebut. Namun situasi berubah setelah tiba di lokasi.
“Saya sempat melawan,” ungkap SK.
Ia mengaku mengalami luka lebam akibat perlawanan yang dilakukan. Dalam kondisi tertekan, SK berhasil meloloskan diri dari dugaan tindakan kekerasan tersebut.
“Saya sudah melaporkan ke polisi. Saya berharap pelaku segera ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” katanya.
- BPS Canangkan Desa Cantik Rilau Ale, Ubah Desa Jadi Subjek Data
- Apdesi Merah Putih Deklarasi Desa Bersinar di Bulukumba
- Pemkab Bulukumba Perkuat Tata Kelola Data Berbasis Spasial
- Jelang 70 Tahun Diplomasi: Indonesia-Jepang Kian Solid
- WNI di Malaysia Diimbau Ikut Repatriasi Migran Sebelum Berakhir