Rahasia Kandang Tanpa Bau: IPB Kembangkan Pakan Probiotik
Inovasi pakan probiotik & antikoksi IPB University mampu percepat panen ayam kampung 40 hari dan naikkan bobot telur 30%. Solusi hilirisasi riset dari Mentan Amran.
Ivan menggunakan pendekatan mikroskopis. Probiotik yang disuntikkan ke dalam pakan bekerja hingga ke tingkat vili-vili usus, memastikan setiap butir nutrisi terserap sempurna ke dalam aliran darah, bukan berakhir menjadi limbah. Indikator keberhasilannya sangat manusiawi dan mudah dirasakan: kandang tidak lagi bau. Bau menyengat adalah tanda protein yang terbuang sia-sia, namun dengan inovasi ini, aroma amonia berkurang drastis karena protein terserap maksimal.
Menjinakkan Koksidiosis, Musuh Bebuyutan Peternak
Selain soal bobot, tantangan terbesar di lapangan adalah penyakit koksidiosis. Penyakit ini merupakan mimpi buruk yang mampu memicu diare parah dan kematian massal dalam sekejap. Satu ayam terpapar, satu kandang bisa ludes. Di sinilah formulasi antikoksi berperan sebagai "perisai" bagi sistem imun unggas.
"Fokus kita saat ini adalah pencegahan. Dengan adanya antikoksi dalam pakan, kesehatan ayam meningkat sejak dini. Kita ingin peternak tidur lebih nyenyak tanpa khawatir besok pagi menemukan ayam mereka mati massal," tambah Ivan penuh keyakinan.
- Jelang 70 Tahun Diplomasi: Indonesia-Jepang Kian Solid
- WNI di Malaysia Diimbau Ikut Repatriasi Migran Sebelum Berakhir
- Mendes Yandri ke Bupati Gowa: Desa Wisata Jangan Jadi Penonton
- Desa Tematik Didorong, Bulukumba Siap Jadi Percontohan
- Mariorennu United Siap All Out Lawan Mentari FC