Menag Perjuangkan Madrasah Setara Sekolah Umum Lewat Tambahan Rp24,8 T
Menag Nasaruddin Umar ajukan tambahan anggaran Rp24,8 triliun untuk 2026 guna pemerataan kualitas madrasah, digitalisasi pendidikan, dan perluasan makan bergizi gratis.
Porsi terbesar dialokasikan untuk revitalisasi satuan pendidikan, mencapai Rp13,7 triliun. Sementara digitalisasi pembelajaran mendapatkan Rp10,9 triliun—menunjukkan komitmen kuat terhadap adaptasi teknologi dalam sistem pendidikan keagamaan.
Langkah ini mencerminkan pendekatan berbasis kebutuhan nyata, bukan sekadar kebijakan administratif.
Salah satu isu paling krusial yang diangkat Menag adalah kondisi sarana dan prasarana madrasah yang masih jauh dari ideal. Banyak bangunan membutuhkan perbaikan mendesak—mulai dari ruang kelas, sanitasi, hingga fasilitas belajar.
Melalui anggaran revitalisasi, pemerintah menargetkan perbaikan terhadap 7.131 lembaga pendidikan. Mayoritas adalah madrasah, namun juga mencakup sekolah lintas agama.
- MYOH Ungkap Akuisisi Saham Perusahaan Afiliasi
- Florentino Perez: Valverde, Tchouameni Akan Bertahan di Real Madrid
- Polemik penutupan izin Alfamart dan Indomaret di NTB – Toko kelontong 'makin ter...
- Saat Rival Ramai-ramai Ledek Arsenal soal Liga Champions
- Lo Kheng Hong Borong 19,9 Juta Saham Grup Salim (SIMP) Rp11,94M
- Polemik penutupan izin Alfamart dan Indomaret di NTB – Toko kelontong 'makin ter...
- Kisah Alia yang disuruh menikah dan pendidikannya dibatasi – 'Saya kabur naik ta...
- Mengapa mantan Presiden Iran Ahmadinejad menjadi salah satu misteri dalam perang...
- MYOH Ungkap Akuisisi Saham Perusahaan Afiliasi
- Florentino Perez: Valverde, Tchouameni Akan Bertahan di Real Madrid