Kunci Sukses MBG: Transparansi, Aduan Publik, dan Peran Media

Sinergi BGN, Komdigi, dan Diskominfo Makassar perkuat komunikasi publik Program Makan Bergizi Gratis (MBG) demi transparansi dan partisipasi masyarakat.

Kunci Sukses MBG: Transparansi, Aduan Publik, dan Peran Media
Foto: Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Digital RI bidang Komunikasi dan Media Massa, Molly Prabawaty, menekankan pentingnya dukungan media dan komunikasi publik dalam menyukseskan program MBG/Biro Hukum dan Humas BGN/JalurDua/
Bacakan Artikel

JALURDUA MAKASSAR - Di balik ambisi besar Program Makan Bergizi Gratis (MBG), ada satu elemen yang sering luput dari perhatian: komunikasi publik. Bukan sekadar menyampaikan informasi, tetapi membangun kepercayaan. Kamis, 2 April, Makassar menjadi panggung penting ketika Badan Gizi Nasional (BGN) datang langsung ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar—menguatkan pesan bahwa keberhasilan program nasional tidak hanya ditentukan di pusat, tetapi juga di ruang-ruang komunikasi daerah.

Sinergi yang Menentukan Arah Program Nasional

Kunjungan kerja BGN ini bukan sekadar agenda seremonial. Ini adalah langkah strategis untuk memastikan bahwa implementasi MBG berjalan selaras antara pemerintah pusat dan daerah. Bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI, BGN mendorong penguatan narasi publik agar masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga bagian dari ekosistem pengawasan.

Program MBG, yang menjadi prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, membutuhkan pendekatan komunikasi yang adaptif dan berbasis kebutuhan masyarakat. Dalam konteks ini, Diskominfo Makassar berperan sebagai simpul penting dalam mendistribusikan informasi yang akurat dan mudah dipahami.

Komunikasi Dua Arah: Dari Informasi ke Partisipasi

Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, menegaskan bahwa komunikasi publik bukan sekadar pelengkap, melainkan fondasi utama keberhasilan program.

“Sinergi antara BGN, Komdigi, dan pemerintah daerah penting agar masyarakat tidak hanya mengetahui, tetapi juga memahami manfaat dan mekanisme Program Makan Bergizi Gratis secara menyeluruh,” ujarnya di Makassar.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: